Pencegahan Paham Radikalisme Melalui Optimalisasi Pendidikan Hak Asasi Manusia di Indonesia

Oki Wahju Budijanto, Tony Yuri Rahmanto

  Abstract


Radikalisme yang masih berkembang di Indonesia mendapat tanggapan tersendiri oleh Pemerintah karena dinilai berpotensi mengancam keutuhan negara dan merusak proses demokrasi yang memiliki respon tersendiri. Oleh karena itu, Pemerintah berupaya mencari solusi preventif untuk meminimalisir pemahaman  tersebut. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan masukan bagi pemangku kepentingan terkait dalam rangka reformasi sistem atau pola penanganan pencegahan radikalisme melalui perspektif HAM. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mengungkap fakta, fenomena dan keadaan yang terjadi berdasarkan kajian literatur. Tulisan ini menggambarkan bahwa Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia memiliki peran penting untuk mencegah penyebaran radikalisme di Indonesia melalui pemberian Pendidikan HAM kepada masyarakat. Substansi Pendidikan HAM yang dimaksud difokuskan pada penguatan toleransi kepada sesama dan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi bangsa. Hal ini penting karena dengan adanya pendidikan tersebut diharapkan dapat mengikis paham radikalisme melalui pendekatan yang tidak memiliki potensi ancaman dan  kekerasan serta mengarah pada prinsip-prinsip ham.


  Keywords


pencegahan; radikalisme; pendidikan; HAM

  Full Text:

PDF

  References


Anugrah, Dandy. “Radikalisme Virus Demokrasi Dan HAM.” Baliekxpress.Jawapos.Com. Last modified 2020. Accessed January 13, 2021. https://baliexpress.jawapos.com/read/2020/03/21/184971/radikalisme-virus-demokrasi-dan-ham.

Ariefana, Pebriansyah. “5 Ciri Orang Yang Terpapar Radikalisme Versi BNPT.” Suara.Com. Last modified 2018. Accessed February 3, 2020. https://www.suara.com/news/2018/09/27/071500/5-ciri-orang-yang-terpapar-radikalisme-versi-bnpt.

Aspihanto, Aan, and Fatkhul Muin. “Sinergi Terhadap Pencegahan Terorisme Dan Paham Radikalisme.” Seminar Nasional Hukum Universitas Negeri Semarang 3, no. 1 (2017): 73–90. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/snh/article/view/20923.

Aziz, Abdul. “Memperkuat Kebijakan Negara Dalam Penanggulangan Radikalisme Di Lembaga Pendidikan.” HIKMAH Journal of Islamic Studies XII, no. 1 (2016): 29–56. http://dx.doi.org/10.47466/hikmah.v12i1.55.http://journal.alhikmahjkt.ac.id/index.php/HIKMAH/article/view/55

Azizah, Nur. “Empat Indikator Warga Terpapar Radikalisme.” Medcom.Id. Last modified 2017. Accessed February 3, 2020. https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/ybDRGJPK-empat-indikator-warga-terpapar-radikalisme.

Cambridge University. Cambridge Advanced Learners Dictionary. Singapore: Cambridge University Press, 2008.

Darmadi, Hamid. Eksistensi Pancasila Dan Undang-Undang Dasar 1945 Sebagai Pemersatu Bangsa. Bandung: Alfabeta, 2017.

Dwiningrum, Siti Irene Astuti. Desentralisasi Dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011.

Effendi, H.A. Mansyur. Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Nasional Dan Internasional. Jakarta: Ghalia Indonesia, 1994.

Fitriani, Alif Satria, Pricilia Putri, Nirmala Sari, and Rebekha Adriana. The Current State of Terrorism in Indonesia: Vulnerable Groups, Networks, and Responses. CSIS Working Paper Series. Jakarta, 2018. https://www.researchgate.net/profile/Luca_Mancini/publication/228362326_Horizontal_inequality_and_communal_violence_evidence_from_Indonesian_districts/links/09e415124fab7e2813000000/Horizontal-inequality-and-communal-violence-evidence-from-Indonesian-dist.

Hakim, Abdurrahman, and Iffatin Nur. “Pro-Kontra Pemulangan Warga Negara Indonesia Eks ISIS.” Al Daulah 9, no. 1 (2020): 81–98. https://doi.org/10.24252/ad.v9i1.14356,http://journal.uinalauddin.ac.id/index.php/al_daulah/article/view/14356

Jawardi, Strategi Pengembangan Budaya Hukum, Jurnal Penelitian Hukum DE JURE, ISSN 1410-5632 Vol. 16 No. 1, Maret 2016 : 77 – 93. http://dx.doi.org/10.30641/dejure.2016.V16.77-93,https://ejournal.balitbangham.go.id/index.php/dejure/article/view/77,

Kunjana, Gora. “Moeldoko: Sedang Disiapkan Aturan Penanganan WNI.” Investor.Id. Last modified 2018. Accessed January 15, 2020. https://investor.id/archive/moeldoko-sedang-disiapkan-aturan-penanganan-wni-dari-suriah%0AMoeldoko:

Lisma. “Radikalisme Dan Hukum Di Indonesia.” Iain-Surakarta.Ac.Id. Last modified 2018. Accessed January 10, 2021. https://iain-surakarta.ac.id/radikalisme-dan-hukum-di-indonesia/.

Lopa, Baharuddin. Al Quran Dan HAM. Yogyakarta: PT. Dana Bakti Prima Yasa, 1996.

Martanto, Ucu, Roikan, Amalliya Hesti, Febby Risti, and Akhol Firdaus. Meredam Teror: Pencegahan Terorisme Dan Radikalisme Berperspektif HAM. Surabaya: Yayasan Pusat Studi Hak Asasi Manusia (PUSHAM) Surabaya, 2019.

Media Indonesia. “Survei Wahid Institute: Intoleransi-Radikalisme Cenderung Naik.” Mediaindonesia.Com. Last modified 2020. Accessed January 10, 2021. https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum/284269/survei-wahid-institute-intoleransi-radikalisme-cenderung-naik.

Mudzakir. “Mengangankan Pendidikan HAM Di Indonesia.” Perpustakaan.Bappenas.Go.Id. Last modified 2002. Accessed January 18, 2021. http://perpustakaan.bappenas.go.id/lontar/file?file=digital/blob/F3700/Mengangankan Pendidikan.htm.

Muhtaj, Majda El. “Pendidikan HAM Di Era Digital: Peluang Dan Tantangan.” In Seminar Nasional Tahunan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan Tema: Tantangan Yang Dihadapi Dalam Dunia Pendidikan Dan Social Studies Di Era Revolusi Industri 4.0. Vol. 2. Medan: Universitas Negeri Medan, 2018.

Muhtaj, Majda El, M. Fahmi Siregar, Reh Bungana Beru PA, and Fazli Rachman. “Literasi Hak Asasi Manusia Dalam Kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan Di Perguruan Tinggi.” Jurnal HAM 11, no. 3 (2020): 369–386. http://dx.doi.org/10.30641/ham.2020.11.369-386,https://ejournal.balitbangham.go.id/index.php/ham/article/view/1327

Nadir, and Win Yuli Wardani. “Rekognisi Hak Konstitusional Warga Negara Sebagai Upaya Penguatan Integrasi Bangsa (Solusi Alternatif Mengurangi Gerakan Radikalisme Di Indonesia).” Jurnal Yustitia 19, no. 2 (2018): 103–118. http://dx.doi.org/10.0324/yustitia.v19i2.471, http://ejournal.unira.ac.id/index.php/yustitia/article/view/471

Pusat Bahasa Kementerian Pendidikan Nasional. “Kamus Besar Bahasa Indonesia.” Gramedia, 2008.

Putri, Riani Sanusi. “LIPI Ungkap 4 Alasan Mengapa Radikalisme Berkembang Di Indonesia.” Tempo.Co. Last modified 2018. Accessed January 10, 2021. https://nasional.tempo.co/read/1062388/lipi-ungkap-4-alasan-mengapa-radikalisme-berkembang-di-indonesia/full&view=ok.

Qodir, Zuly. Radikalisme Agama Di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2014.

Satriawan, Iwan, Muhammad Nur Islami, and Tanto Lailam. “Pencegahan Gerakan Radikalisme Melalui Penanaman Ideologi Pancasila Dan Budaya Sadar Konstitusi Berbasis Komunitas.” Jurnal Surya Masyarakat 1, no. 2 (2019): 99–110.https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JSM/article/view/4460

Soekanto, Soerjono, and Sri Mahmudji. Penelitian Hukum Normatif, Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2003.

Tomasevski, Katarina. The State of The Right to Education Worldwide; Free or Fee. Global Report. Copenhagen, 2006.

Wijaksono, Sigit. “Pengaruh Lama Tinggal Dalam Pengelolaan Lingkungan Permukiman.” Journal ComTech BINUS 4, no. 1 (2013): 24–32. https://doi.org/10.21512/comtech.v4i1.2679.

“3 TKI Di Singapura Diduga Terlibat ISIS, Ini Reaksi Kemenlu.” Tempo.Co. Last modified 2019. Accessed January 15, 2020. https://dunia.tempo.co/read/1252290/3-tki-di-singapura-diduga-terlibat-isis-ini-reaksi-kemenlu/full&view=ok.


  Article Metrics

Abstract This article has been read : 586 times
PDF file viewed/downloaded : 4261 times

DOI: http://dx.doi.org/10.30641/ham.2021.12.57-74

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal HAM Indexed by :

   


Jurnal HAM Statistic
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License