Penegakan Hukum Hak Asasi Manusia bagi Anak Penderita Stunting

Tuti Haryanti, Nur Hayati

Abstract


Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada kesehatan anak dan perekonomian negara. Pemerintah telah berupaya mengurangi stunting sebagai amanat konstitusi, namun Indonesia masih termasuk negara ketiga dengan prevalensi tertinggi stunting di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan HAM bagi anak penderita stunting dan merumuskan upaya penegakan HAM terhadap masalah stunting. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Bahan hukum yang berhasil dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dengan memaparkan teori yang ada secara logis, sistematis untuk mendapatkan hasil signifikan dan ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya prevalansi stunting sebagai bukti kegagalan pemerintah dalam penegakan hukum terhadap masalah gizi buruk. Mengabaikan hak anak merupakan bentuk pelanggaran HAM yang dilakukan oleh negara. Perlu pengaturan hukum terkait stunting sebagai manifestasi tanggung jawab negara dalam penegakan hak asasi anak. Pencegahan dan penanganan stunting dilakukan secara holistik dalam berbagai sektor dengan komitmen dan sinergisitas antara pemerintah pusat/daerah, orang tua, keluarga dan masyarakat.


Keywords


penegakan hukum; hak asasi manusia; stunting.

Full Text:

PDF

References


Al-Atok, A. Rasyid. “Negara Hukum Indonesia” (2016): 1–18. http://lab.pancasila.um.ac.id/wp-content/uploads/2016/05/Negara-Hukum-Indonesia-Oleh-A-Rosyid-Al-Atok.pdf.

Ali, Ahmad. Menguak Teori Hukum (Legal Theory) Dan Teori Peradilan (Judicial Prudence). Ke 5. Jakarta: Kharisma Putra Utama, 2013.

Ashry. Bahan Ajar Hak Asasi Manusia. Makassar, 2018.

Asshidiqie, Jimly. Merawat Dan Memenuhi Jaminan Hak Konstitusional Warga Negara. Jakarta, 2010.

Attamimi, A. Hamid. Peranan Keputusan Presiden Republik Indonesia Dalam Penyelenggaraan Pemerintahaan Negara. Jakarta, 1990.

Azizah, Khadijah Nur. “Kemenkes Luncurkan Riskesdas 2018, Angka Stunting Turun!” Detik Health, November 2018. https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4284274/kemenkes-luncurkan-riskesdas-2018-angka-stunting-turun.

Cakrawarta. “Pemerintah Diminta Hapuskan Diskriminasi Terhadap Pasien BPJS.” Banten, n.d. www.cakrawarta.com/pemerintah-diminta-hapuskan-diskriminasi-terhadap-pasien-bpjs.html.

Husaini, Yahya; Dyanto, Arvin; Munibah; Setiati, Diyah; Raihani, A; Husaini, Mahdin. “Studi Faktor Sosio-Budaya Yang Mempengaruhi Gizi Dan Kebiasaan Hidup Sehat Di Martapura - Kalimantan Selatan.” Bulletin of Health Research 26, no. 2&3 Sept (2012).

Izwardi, Doddy. “Kebijakan Dan Strategi Penanggulangan Kemiskinan Di Indonesia.” DINAMIKA Pedesaaan dan Kawasan 2, no. 2 (2019): 41–52.

Kementerian Kesehatan RI. “Penurunan Stunting Jadi Fokus Pemerintah.” Kementerian Kesehatan RI. Jakarta, 2018. http://www.depkes.go.id/article/view/18050800004/penurunan-stunting-jadi-fokus-pemerintah.html.

———. “Pusdatin : Situasi Balita Pendek (Stunting) Di Indonesia.” Kementerian Kesehatan RI 1 (2018): 2.

Kompas.Com. “Pasien Miskin Mendapat Layanan Diskriminatif,” n.d. https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.lifestyle/read/2012/09/28/11094194/Pasien.miskin.mendapat.layanan.diskriminatif.

Kurnia, Titon Slamet. Hak Atas Derajat Kesehatan Optimal Sebagai HAM Di Indonesia. Bandung: PT. Alumni, 2007.

Mahmud Marzuki, Peter. Penelitian Hukum. Revisi. Jakarta: Kencana Pranada Media Group, 2016.

Mayasari, Diana, Reni Indriyani, Bagian Ikkom, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung, Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang, and Bandar Lampung. “Stunting, Faktor Resiko Dan Pencegahannya Stunting, Risk Factors and Prevention” 5 (2018): 540–545.

Mugianti, Sri; Mulyadi, Arif; Khoirul, Agus; Lukluin, Zian. “Faktor Penyebab Anak Stunting Usia 25-60 Bulan Di Kecamatan Sukorejo Kota Blitar 1.” Ners, Jurnal Kebidanan, D A N Volume 5, (2018): 268–278.

El Muhtsj, Majda. Dimensi Dimensi HAM (Mengurai Hak EKonomi, SOsial Dan Budaya). Jakarta: PT. Rajawali Pers, 2008.

Mustafa, Jln, Sari No, Tangerang Selatan, and Jurnal Kesehatan Komunitas. “Permasalahan Anak Pendek ( Stunting ) Dan Intervensi Untuk Mencegah Terjadinya Stunting ( Suatu Kajian Kepustakaan ) Stunting Problems and Interventions to Prevent Stunting ( A Literature Review )” 2, no. 5 (2015).

Neta, Yulia. Partisipasi Masyarakat Penegakan Hak Asasi Manusia Di Negara Demokrasi. Monograf, 2013.

Pritasari, Kirana. “Upaya Percepatan Penurunan Stunting: Evaluasi Pelaksanaan Tahun 2018 & Rencana Tindak Tahun 2019.” Bogor: Kementerian Kesehatan RI, 2019.

Rahardjo, Satjipto. Negara Hukum Yang Membahagiakan Rakyatnya. Yogyakarta: Genta Press, 2008.

Republika. WHO: 7,8 Juta Balita Di Indonesia Penderita Stunting. Jakarta, 2018. https://m.republika.co.id/amp/p30s85396

S, Almatseir. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2011.

Satriawan, ELan. Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting 2018 - 2024. Jakarta: Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), 2018.

Setiawan, Eko, and Rizanda Machmud. “Artikel Penelitian Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 24-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kecamatan Padang Timur Kota Padang Tahun 2018” 7, no. 2 (2018): 275–284.

Unicef. “Alasan Medis Yang Dapat Diterima Sebagai Dasar Penggunaan Pengganti ASI” (2009): 1–12.

Peraturan Perundang-undangan

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak

Undang undang No. 39 Tahun 1999 tentang HAM

Undang-undang No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan,

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak

Undang-undang No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan

Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2013 yang mengatur mengenai Pelaksanaan Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi.

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga




DOI: http://dx.doi.org/10.30641/ham.2019.10.249-260

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal HAM Indexed by :

   


Jurnal HAM Statistic
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License