Tindakan Membuka Identitas Pasien Terkonfirmasi Covid-19 oleh Rumah Sakit Berdasarkan Hak Asasi Manusia dan Hukum Pidana

Hwian Christianto, Ervin Dyah Ayu Masita Dewi

  Abstract


Rumah sakit menghadapi dilema atas identitas pasien Covid-19. Di satu sisi rumah sakit memiliki kewajiban untuk menjamin rahasia medis pasien Covid-19 namun di sisi lain harus menginformasikan identitas pasien Covid-19 kepada pemerintah. Tindakan membuka identitas pasien Covid-19 oleh rumah sakit pun menjadi perdebatan dari sisi hak asasi manusia dan perbuatan melawan hukum atau tidak. Metode penelitian yuridis normatif digunakan untuk menjawab persoalan ini melalui pendekatan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan pendekatan konseptual atas hak asasi manusia dalam etika kedokteran dan perbuatan pidana. Hasil penelitian menunjukkan tindakan membuka identitas pasien Covid-19 menurut prinsip nonmaleficence dalam konteks bonum commune dapat dibenarkan dan memenuhi hak aasi manusia demi kepentingan penanggulangan pandemi Covid-19. Menurut hukum pidana, tindakan membuka identitas pasien Covid-19 oleh Rumah Sakit merupakan tindakan yang dibenarkan dalam keadaan darurat (noodtoestand).


  Keywords


rumah sakit; covid-19; pasien; hak asasi manusia; hukum pidana

  Full Text:

PDF

  References


Agustin, Rulliana, Anna Rozaliyani, Ghina Faradisa Hatta, and Pukovisa Prawiroharjo. “Tinjauan Etik Pembukaan Rahasia Medis Dan Identitas Pasien Pada Situasi Wabah Pandemi COVID-19 Dan Kaitannya Dengan Upaya Melawan Stigma Pasien Positif.” Jurnal Etika Kedokteran Indonesia 4, no. 2 (2020): 41-45.

Al-Fatih, Sholahuddin, and Felinda Istighfararisna Aulia. “Tanggung Jawab Negara Dalam Kasus COVID-19 Sebagai Perwujudan Perlindungan HAM.” Jurnal HAM 12, no. 3 (December 31, 2021): 349-366.

Ardinata, Mikho. “Tanggung Jawab Negara Terhadap Jaminan Kesehatan Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia (HAM).” Jurnal HAM 11, no. 2 (August 28, 2020): 319-333.

Bertens, K. Etik Biomedis. Yogyakarta: Kanisius, 2015.

Childress, Beauchamps; Principles of Biomedical Ethics. Seventh. Oxford: Oxford University Press, 2013.

Djalante, Riyanti, Jonatan Lassa, Davin Setiamarga, Aruminingsih Sudjatma, and Mochamad Indrawan. “Review and Analysis of Current Responses to COVID-19 in Indonesia: Period of January to March 2020,” Progress in Disaster Science 6, (2020):1-9.

Evans, Tony. “A Human Right to Health?” Third World Quarterly 23, no. 2 (2002): 197–215.

Heriani, Istiana. “Hak Atas Informasi Publik Dan Hak Atas Rahasia Medis: Problem Hak Asasi Manusia Dalam Pelayanan Kesehatan.” Jurnal Hukum Samudra Keadilan 13, no. 1 (2018): 67–82.

Hiariej, Eddy O.S. Prinsip-Prinsip Hukum Pidana. Revision. Yogyakarta: Cahaya Atma Pustaka, 2016.

Hidayat, Rif’atul. “HAK ATAS DERAJAT PELAYANAN KESEHATAN YANG OPTIMAL.” Syariah 16, no. 2 (2017): 127–133.

Kementerian Kesehatan RI. Pedoman Pencegahan Dan Pengendalian Coronavirus Disease (COVID-19). Edited by Maulidiah Aziza, Listiana; Aqmarina, Adistikah; Ihsan. Kementerian Kesehatan RI. Kementerian Kesehatan RI, 2020. https://covid19.go.id/storage/app/media/Protokol/2020/Juli/REV-05_Pedoman_P2_COVID-19_13_Juli_2020.pdf, diakses 12 Januari 2022.

Kurniawan, Muhamad Beni. “Politik Hukum Pemerintah Dalam Penanganan Pandemi Covid-19 Ditinjau Dari Perspektif Hak Asasi Atas Kesehatan.” Jurnal HAM 12, no. 1 (April 22, 2021): 37-55.

Kusmaryanto, C.B. Bioetika. Yogyakarta: Buku Kompas, 2015.

Kusmaryanto, Carolus Boromeus. “Hak Asasi Manusia Atau Hak Manusiawi?” Jurnal HAM 12, no. 3 (December 31, 2021): 521-532.

LoCurto, Jamie, and Gina M Berg. “Trust in Healthcare Settings: Scale Development, Methods, and Preliminary Determinants.” SAGE Open Medicine 4 (2016):1-12.

MKEK, Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Ikatan Dokter. Surat Keputusan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Nomor : 016/PB/K.MKEK/O4/220 Tentang Revisi Fatwa Etik Kedokteran, Kebijakan Kesehatan, Dan Penelitian Dalam Konteks Pandemi COVID-19. Jakarta, 2020.

Muhaimin. “Penerapan Asas Oportunitas oleh Kejaksaan Agung bertentangan dengan Asas Legalitas dan 'rule or law'” Jurnal Penelitian Hukum De Jure 19, no. 10 (2019): 517–538.

Pardede, Marulak, Badan Penelitian, Pengembangan Hukum, Kementerian Hukum, Dan Ham, and Jakarta Corresponding. “Legal Aspects of Health Quarantine and Consumer Protection in Treatment of Covid-19 Pandemic.” Jurnal Penelitian Hukum De Jure 21, no. 1 (2021):23-44.

Prasetio, Rizki Bagus. “Pandemi Covid-19: Perspektif Hukum Tata Negara Darurat Dan Perlindungan HAM.” Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum 15, no. 2 (July 26, 2021): 327-346.

Ramadianto, Anggra Yudha. “Aspek Filosofis Moral Dan Hukum Kewajiban Menyimpan Rahasia Medis Pasien Sebagai Objek Perikatan ( Prestasi ) Dalam Kontrak Terapeutik.” Simbur Cahaya 25, no. 3 (2017): 4905-4920.

Republik Indonesia, Satuan Petugas Covid-19. “Tren Nasional Data Penanganan Covid-19 per 5 April 2022.” Last modified 2021. Accessed April 7, 2022. https://covid19.go.id/.

Ridwan, Ridwan. “Pertanggungjawaban Hukum Pidana Terhadap Pelanggaran Rahasia Medis.” Jurnal Hukum & Pembangunan 49, no. 2 (2019): 338-348.

Santoso, Topo. Hukum Pidana: Suatu Pengantar. Depok: Rajawali Pers, 2020.

Setiawaty, Vivi, Herman Kosasih, Yan Mardian, Emita Ajis, Endang Burni Prasetyowati, Siswanto, and Muhammad Karyana. “The Identification of First COVID-19 Cluster in Indonesia.” American Journal of Tropical Medicine and Hygiene 103, no. 6 (2020): 2339–2342.

Suharyo, Suharyo. “Aspek Hukum Surat Keterangan Dokter Dalam Sistem Peradilan Pidana (Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Pada Era Covid-19).” Jurnal Penelitian Hukum De Jure 20, no. 3 (2020): 363-378.

Susanto, Mei, and Teguh Tresna Puja Asmara. “Ekonomi versus Hak Asasi Manusia Dalam Penanganan Covid-19: Dikotomi Atau Harmonisasi.” Jurnal HAM 11, no. 2 (August 28, 2020): 301-318.

Taufiqurrohman, Moch. Marsa, Muhammad Toriq Fahri, Robi Kurnia Wijaya, and I Gede Putu Wiranata. “The Use of Necessitas Non Habet Legem and Wederspanningheid in Law Enforcement for Covid-19 Vaccination in Indonesia.” Jurnal Penelitian Hukum De Jure 21, no. 4 (December 31, 2021): 473-488.

Yusyanti, Diana. “Hospital Criminal Liability for Patient’s Damages Due to Health Service Errors during the Covid-19 Pandemic.” Jurnal Penelitian Hukum De Jure 21, no. 4 (December 31, 2021): 489-506.


  Article Metrics

Abstract This article has been read : 336 times
PDF file viewed/downloaded : 442 times

DOI: http://dx.doi.org/10.30641/ham.2022.13.131-150

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Jurnal HAM

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Jurnal HAM Indexed by :

    


Jurnal HAM Statistic