Chemical Castration Execution Model Through The Administration of Police Medical Operation

Kodrat Alam

  Abstract


Prosecutors as executors of court decisions are required to be able to be anticipatory in the process of law enforcement against sexual violence crimes following medical doctors’ refusal to be involved in the execution of chemical castration. This study aims to find a model of chemical castration execution that can be applied through the administration of police medical operation (Dokpol) which combines the roles and positions of medical doctors and law enforcers simultaneously to support the implementation of police duties. The statements of the problem are set to find answers to the questions: Should the execution of chemical castration imposed by the court always be carried out? And can chemical castration be carried out through the implementation of police duties? The research method used is a normative juridical method. The availability of resources of police medical operation who have competence in the health sector is expected to be a solution for prosecutors to prepare chemical castration executors in accordance with the provisions required in Article 9 letter b of Government Regulation No. 70 of 2020, in order to achieve legal certainty regarding the implementation of the Mojokerto District Court decision whose execution is planned to take place in 2031.


  Keywords


castration; policy; chemical; medical; sexual

  Full Text:

PDF

  References


(KPAI), Divisi Data dan Pengaduan. Data Kasus Pengaduan Anak 2016-2020, 2020. https://bankdata.kpai.go.id/tabulasi-data/data-kasus-pengaduan-anak-2016-2020.

Adithya, Andreas, and Maharani Nurdin. “Penerapan Peraturan Kebiri Kimia Bagi Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak.” Jurnal Kertha Semaya 9, no. 4 (2021): 643–659. https://ojs.unud.ac.id/index.php/kerthasemaya/article/view/69172.

Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan. “Rasio Anak Korban Kekerasan (per 10.000 Anak).” https://kekerasan.kemenpppa.go.id/ringkasan.

Arifin, Zaenal. “Polri: Dokpol Siap Bila Ditunjuk Sebagai Eksekutor Kebiri.” 2016. https://www.winnetnews.com/post/polri-dokpol-siap-bila-ditunjuk-sebagai-eksekutor-kebiri.

Artadi, Ibnu. Diskresi Polisi Dan Realitas Penegakan Hukum (Studi Tentang Penanganan Kasus Kriminal Tertentu Versi Keadilan Polisi). Yogyakarta: Deepublish, 2013.

Artaxerxes, Steven. “Pelaksanaan Eksekusi Kebiri Kimia Bagi Narapidana Pencabulan Anak Menurut Regulasi Di Indonesia.” Tesis, Program Studi Hukum Program Magister, Fakultas Hukum, Universitas Pelita Harapan, Jakarta, 2021. http://repository.uph.edu/44082/.

AS. “IDI Menolak, Dokter Polisi Yang Bertindak.” Last modified 2016. https://pgi.or.id/idi-menolak-dokter-polisi-yang-bertindak/.

Atmosudirdjo, Prajudi. Hukum Administrasi Negara. Jakarta: Ghalia Indonesia, 1981.

CNN Indonesia. “DPR Minta IDI Laksanakan Putusan Pengadilan Soal Kebiri Kimia.” Last modified 2019. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190827122640-32-424979/dpr-minta-idi-laksanakan-putusan-pengadilan-soal-kebiri-kimia.

Dahwir, Ali, and Barhamudin Barhamudin. “Penerapan Sanksi Kebiri Kimia Terhadap Pelaku Tindak Pidana Seksual Terhadap Anak.” Jurnal Solusi 19, no. 3 (2021): 302–320. https://jurnal.unpal.ac.id/index.php/solusi/article/view/422.

Daming, Saharuddin. “Mengkaji Pidana Kebiri Kimia Dalam Perspektif Medis, Hukum Dan HAM.” Supremasi Hukum: Jurnal Kajian Ilmu Hukum 9, no. 1 (2020): 22–29. http://ejournal.uin-suka.ac.id/syariah/Supremasi/article/view/1803.

Fahma, Hilmia. “Sanksi Kebiri Kimia Pada Pelaku Kejahatan Seksual Anak Dalam Perspektif Kode Etik Kedokteran.” Tesis, Program Magister Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, 2021. https://digilib.uns.ac.id/dokumen/detail/85039/Sanksi-Kebiri-Kimia-Pada-Pelaku-Kejahatan-Seksual-Anak-Dalam-Perspektif-Kode-Etik-Kedokteran.

Hadjon, Philipus M. “Fungsi Normatif Hukum Administrasi Dalam Mewujudkan Pemerintahan Yang Bersih.” In Pidato Penerimaan Jabatan Guru Besar Dalam Ilmu Hukum Pada Fakultas Hukum Universitas Airlangga. Surabaya, 1994.

Hartono, Wahyu Agus, and Puguh Dwi Hananto. “Perbandingan Hukum Pidana Kebiri Bagi Pelaku Tindak Kekerasan Seksual Terhadap Anak Dibeberapa Negara.” Jurnal Hukum Pidana dan penanggulangan Kejahatan 2, no. 3 (2013). https://jurnal.uns.ac.id/recidive/article/view/32716.

Hidayat, Faiq. “IDI Tolak Suntik Kebiri, JK Sebut Bisa Pakai Dokter Polisi,” 2016. https://www.merdeka.com/peristiwa/idi-tolak-suntik-kebiri-jk-sebut-bisa-pakai-dokter-polisi.html.

Hidayatullah, Syaiful, Otto Yudianto, and Erny Herlin Setyorini. “Wewenang Dokter Sebagai Eksekutor Tindakan Kebiri Kimia.” Jurnal Akrab Juara 5, no. 3 (2020): 1–18. http://akrabjuara.com/index.php/akrabjuara/article/view/1114/975.

HR, Ridwan. Hukum Administrasi Negara, Edisi Revisi. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2014.

Ika Maylasari, Rida Agustina, dan Nindya Riana Sari, Et.all. “Indeks Perlindungan Anak (IPA), Indeks Pemenuhan Hak Anak (IPHA), Indeks Perlindungan Khusus Anak (IPKA) Indonesia.” Jakarta: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, 2020.

Indroharto. Usaha Memahami Undang-Undang Tentang Peradilan Tata Usaha Negara. Jakarta: Pustaka Harapan, 1993.

JawaPos.com. “Kejaksaan Mencari Eksekutor Kebiri Kimia Terhadap Pemerkosa 9 Bocah Di Mojokerto.” Last modified 2019. https://www.liputan6.com/news/read/4046460/kejaksaan-mencari-eksekutor-kebiri-kimia-terhadap-pemerkosa-9-bocah-di-mojokerto.

Koteng, Muhammad Zubedy. “Upaya Pencegahan Dan Penanganan Kejahatan Seksual Terhadap Anak.” Humanis (Warta Hukum & Hak Asasi Manusia), 2016. https://www.balitbangham.go.id/po-content/po-upload/humanis_volume_1_tahun_2016.pdf.

Kurniawan, I Wayan Edi, Anak Agung Sagung Laksmi Dewi, and I Made Minggu Widyantara. “Jaksa Selaku Eksekutor Dalam Putusan Pengadilan Tindak Pidana Pembunuhan.” Jurnal Preferensi Hukum 1, no. 2 (2020): 154–158.

M Joni and Z Z Tanamas. Aspek Hukum Perlindungan Anak Dalam Perspektif Konvensi Hak Anak. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2018.

Nurafni, Nurafni, Bambang Waluyo, and Beniharmoni Harefa. “Eksekusi Kebiri Kimia Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak Di Indonesia.” Nagari Law Review 3, no. 2 (2020): 100. http://nalrev.fhuk.unand.ac.id/index.php/nalrev/article/view/165.

Pelafun, Fiona L. “Pelaksanan Putusan Pengadilan Dalam Perkara Pidana Berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana.” Lex Crimen 6, no. 3 (2017): 86–93. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/lexcrimen/article/view/15603.

Pemerintah, Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi. “Laporan Kinerja Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak 2020.” Jakarta: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, 2020.

Pilok, Didit Ferianto. “Kedudukan Dan Fungsi Jaksa Dalam Peradilan Pidana Menurut Kuhap.” Lex Crimen 2, no. 4 (2013): 143–155. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/lexcrimen/article/view/3099.

Purnama, I K A. Hukum Kepolisian: Sejarah Dan Peran POLRI Dalam Penegakan Hukum Serta Perlindungan HAM. Bandung: PT Refika Aditama, 2018.

Setiady, T. Pokok-Pokok Hukum Penitensier Indonesia. Bandung: Alfabeta, 2010.

Sitinjak, Imman Yusuf. “Peran Kejaksaan Dan Peran Jaksa Penuntut Umum Dalam Penegakan Hukum.” Jurnal Ilmiah Maksitek 3, no. 3 (2018): 97–103. https://makarioz.sciencemakarioz.org/index.php/JIM/article/view/29.

Soetedjo, Soetedjo, Julitasari Sundoro, and Ali Sulaiman. “Tinjauan Etika Dokter Sebagai Eksekutor Hukuman Kebiri.” Jurnal Etika Kedokteran Indonesia 2, no. 2 (2018): 67. http://www.ilmiah.id/index.php/jeki/article/view/20.

Sujatmiko, Sujatmiko. “Hukuman Kebiri Bagi Pelaku Tindak Pidana Kejahatan Seksual Terhadap Anak Ditinjau Dari Perspektif Hak Asasi Manusia.” Humanis (Warta Hukum & Hak Asasi Manusia), 2016. https://www.balitbangham.go.id/po-content/po-upload/humanis_volume_1_tahun_2016.pdf.

Supit, Allan Rouwman. “Pelaksanaan Putusan Perkara Pidana Yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana.” Lex Privatum 4, no. 7 (2016): 117–123. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/lexprivatum/article/view/13253.

Sutiyoso, Bambang. “Penguatan Peran Komisi Yudisial Dalam Penegakan Hukum Di Indonesia.” Jurnal Hukum Ius Quia Iustum 18, no. 2 (2011): 266–284. https://journal.uii.ac.id/IUSTUM/article/view/4008.

Tunggal, S, and Nathalina Naibaho. “Penjatuhan Kebiri Kimia Bagi Pelaku Kejahatan Seksual Terhadap Anak Dalam Perspektif Falsafah Pemidanaan.” Jurnal Hukum & Pembangunan 50, no. 2 (2020): 329–343. http://www.jhp.ui.ac.id/index.php/home/article/view/2594/0.

Wuryani, Sulis. “Efek Jera Kebiri Kimia Bagi Pelaku Kekerasan Seksual Anak Dari Sudut Pandang Psikologi.” Info Singkat XI, no. 17 (2019): 13–18. https://berkas.dpr.go.id/puslit/files/info_singkat/Info Singkat-XI-17-I-P3DI-September-2019-217.pdf.

Yuhdi, M. “Tugas Dan Wewenang Kejaksaan Dalam Pelaksanaan Pemilihan Umum.” Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 27, no. 2 (2016): 93–102. http://journal.um.ac.id/index.php/jppk/article/view/5520.

Yusyanti, Diana. “Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Dari Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Seksual.” Jurnal Penelitian Hukum De Jure 20, no. 4 (2020): 619–636. https://ejournal.balitbangham.go.id/index.php/dejure/article/view/1429.


  Article Metrics

Abstract This article has been read : 256 times
PDF file viewed/downloaded : 151 times

DOI: http://dx.doi.org/10.30641/dejure.2022.V22.63-80

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2022 Kodrat Alam

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.

Jurnal Penelitian Hukum De Jure Indexed by :

       

Complete list


Jurnal Penelitian Hukum De Jure Statistic