The Relevance of the Application of the Presidential Threshold and the Implementation of Simultaneous Elections in Indonesia

Rizki Bagus Prasetio, Febri Sianipar

  Abstract


This research is intended to discuss the relevance of the application of presidential threshold and the implementation of simultaneous general elections in Indonesia. The concept of simultaneous general elections is the implementation of legislative and executive elections which are carried out simultaneously. The implementation of the first simultaneous general elections in Indonesia was motivated by a request for a judicial review of Law Number 42 Year 2008 concerning the Election of the President and Vice President. The Constitutional Court issued the Constitutional Court Decision Number 14/PUU-IX/2013 with the decision granting part of the request which later gave birth to the implementation of simultaneous elections in Indonesia starting in 2019. However, from the various articles that were reviewed, there was one article that was not decided by the Constitutional Court, namely regarding the presidential threshold. The Constitutional Court is of the opinion that the regulation regarding the presidential threshold is an open legal policy for the legislature. This paper is a normative legal research, with conceptual approach and statute approach to find answers to existing problems. The research source used is secondary data consisting of primary legal materials and secondary legal materials as explanation for primary legal materials. From the results of this research, it was found that the simultaneous elections and the presidential threshold were not compatible. On the one hand, the presidential threshold aims to simplify the number of parties.

  Keywords


relevance; simultaneous general election; presidential threshold

  Full Text:

PDF

  References


Abdurrohman. “Presidential Threshold Dalam Pemilu Di Indonesia, Perspektif Imam Al- Mawardy.” Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, 2018.

Ansori, Lutfil. “Telaah Terhadap Presidential Threshold Dalam Pemilu Serentak 2019” 4,no. 1 (2019).

Ariviani, Rubian, Hasyim Asy, Untung Sri Hardjanto, Program Studi, S Ilmu, Fakultas Hukum, and Universitas Diponegoro. “Analisis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 14/Puu-Xi/2013 Berkaitan Dengan Pemilihan Umum Serentak Di Indonesia.” Diponegoro Law Review 5, no. 4 (2016).

Asshiddiqie, Jimly. Hukum Tata Negara Dan Pilar-Pilar Demokrasi. Jakarta: Sinar Grafika, 2011.

Bawamenewi. "Implementasi Hak Politik Warga Negara." Journal of Chemical Information and Modeling 53, no. 9 (2013).

Chen, Albert H.Y. “The Law and Politics of the Struggle for Universal Suffrage in Hong Kong, 2013-15.” Asian Journal of Law and Society 3, no. 1 (2016).

Gai, Apolonaris, and Frans Bapa Tokan. “Analisa Dampak Penyelenggaraan Pemilu Serentak Dalam Meningkatkan Kualitas Demokrasi Di Indonesia: Studi Kasus Penyelenggraan Pemilu Di Kota Kupang-Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2019.” Warta Governare: Jurnal Ilmu Pemerintahan 1 (2020).

Ghoffar, Abdul. “Problematika Presidential Threshold: Putusan Mahkamah Konstitusi Dan Pengalaman Di Negara Lain Dispute on Presidential Threshold: Decisions of the Constitutional Court and Other Countries Experiences.” Jurnal Konstitusi 15, no. 3 (2018).

Ginting, Paulus Suryanta, Issay Wenda, and Ambrosius Mulait. “Kebebasan Ekspresi Dan Makar Dalam Sistem Hukum Ham,” no. 1304 (2020).

Halili. “UU No. 1/PNPS/1965 Dan Tafsir Pembatasan Kebebasan Beragama/ Berkeyakinan Di Indonesia.” Jurnal HAM XI, no. Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (2014).

Ibrahim, Gibran Maulana. “Tolak Presidential Threshold, Demokrat: Membatasi Capres Alternatif.” Last modified 2017. https:// news.detik.com/berita/d-3567236/tolak- presidential-threshold-demokrat-membatasi- capres-alternatif.

Indonesia, Republik. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003.

Tentang Pemilihan Umum Presiden Dan Wakil Presiden, 2003.

Kristiyanto, Eko Noer. “Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Di Indonesia: Studi Di Batam.” Jurnal Penelitian Hukum De Jure 17, no. 1 (2017).

Made, I Dewa, and Putra Wijaya. “Mengukur Derajat Demokrasi Undang-Undang Presiden Dan Wakil Presiden Measuring the Democratization Degree According To Law Number 42 of 2008 Concerning General Election of the President and Vice President,” no. 42 (2014).

Manan, Bagir. “Penelitian Terapan Di Bidang Hukum”, (Disampaikan Pada Lokakarya Peranan Naskah Akademis Dalam Penyusunan Peraturan Perundang- Undangan).” Badan Pembinaan Hukum Nasional, Jakarta (1993).

Nasution, Hilmi Ardani, and Marwandianto. “Memilih Dan Dipilih, Hak Politik Penyandang Disabilitas Dalam Kontestasi Pemilihan Umum: Studi Daerah Istimewa Yogyakarta.” Jurnal HAM 10, no. 2 (2019).

Noviati, C. “Demokrasidan Sistem Pemerintahan.” Jurnal Konstitusi 10, no. 2 (2013).

Oki Wahju Budijanto. “Pemenuhan Hak Politik Warga Negara Dalam Proses Pemilihan Kepala Daerah Langsung.” Jurnal Penelitian Hukum De Jure 16 (2016).

Peter Mahmud Marzuki. Penelitian Hukum. Jakarya: Kencana, 2010.

Purwaningsih, Septi Nur Wijayanti dan Titin. Laporan Akhir Tahun Pertama Penelitian Hibah Bersaing: Desain Pemilihan Umum Nasional Serentak Dalam Perspektif Hukum Dan Politik, 2015.

Sadikin, Usep Hasan. “Paradoks Pemilu Serentak Brasil.” Last modified 2016. https:// rumahpemilu.org/paradoks-pemilu-serentak- brasil/.

Sinamora, Jantapar. “Menyongsong Rezim Pemilu Serentak.” Jurnal RechtsVinding 3, no. 4 (2019).

Solihah, Ratnia. “Peluang Dan Tantangan Pemilu Serentak 2019 Dalam Perspektif Politik.” Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan 3 (2018).

Subiyanto, Achhmad Edy. “Pemilihan Umum Serentak Yang Berintegritas Sebagai Pembaruan Demokrasi Indonesia.” Jurnal Konstitusi 17 (2020).

Sukimin, Sukimin. “Pemilihan Presiden Dan Wakil Residen Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.” Jurnal Usm Law Review 3, no. 1 (2020).

Syaifulloh. “Kesadaran Pluralisme Dalam Praktik Demokrasi Pancasila.” Jurnal IDe (Inspirasi Demokrasi) Vol. 08 (2019).

Toriana, Lia. “Pemilu Serentak Dan Politik Massa: Belajar Dari Brasil.” Last modified 2014. https://rumahpemilu.org/pemilu-serentak- dan-politik-massa-belajar-dari-brasil/.

Wagay, Bashir Ahmad. “Simulatenous Elections and India Democracy: A Hanging Fruit Requiring Safer Handsto Pluck It”. Scholarly Research Journal for Interdisciplinary Studies 9, no. 44 (2018): 10162-10163.

Wiguna, Made Oka Cahyadi. “Pentingnya Prinsip Kebijaksanaan Berdasarkan Pancasila Dalam Kehidupan Hukum Dan Demokrasi Indonesia.” Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum Volume 15, no. 1 (2021).

Wijaya,Asep, and Poppilea Erwinta.“Problematika

Hukum Penerapan Presidential Threshold Dalam Pemilihan Umum Di Indonesia” 16, no. 2 (2020).

Yuliyanto, Yuliyanto. “Transformasi Model Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak.” Jurnal Penelitian Hukum De Jure 17, no. 1 (2017).


  Article Metrics

Abstract This article has been read : 175 times
PDF file viewed/downloaded : 57 times

DOI: http://dx.doi.org/10.30641/dejure.2021.V21.267-284

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Jurnal Penelitian Hukum De Jure Indexed by :

 


Jurnal Penelitian Hukum De Jure Statistic
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License