Jurisprudence of State Administrative Courts in The Development of State Administrative Law

Aju Putrijanti

  Abstract


State Administrative Courts is a judicial body that has absolute competence to examine and resolve disputes in the field of state administration. The development of State Administrative Courts (Peratun) jurisprudence is indispensable for the development of state administrative law. The problems studied are the role of jurisprudence in the field of state administrative law and the role of State Administrative Courts in providing access to justice. This research is a normative legal research where primary and secondary legal materials are analyzed qualitatively. The Supreme Court has made efforts to strengthen jurisprudence so that it can support thedevelopment of administrative law. Judges’ decisions are needed as a source of law. This is because it comes from dynamic legal dispute resolution. Then, jurisprudence can bring about social change for society. The process of making judges’ decisions is also faster than the process of drafting laws. The broader absolute competence of State Administrative Courts can provide easy access to justice where the public can file complaints against factual actions of the Government in the field of public law. Jurisprudence as a source of law is indispensable for developing state administrative law by taking into account the development of society, social conditions, legal and political conditions. Jurisprudence produces general principles of good governance so that it can be used for the administration of government wisely.

  Keywords


State Administrative Courts; access to justice

  Full Text:

PDF

  References


Abdoellah, Priyatmanto. Revitalisasi Kewenangan PTUN Gagasan Perluasan Kompetensi Peradilan Tata Usaha Negara. Yogyakarta: Cahaya Atma Pustaka, 2016.

Abid Zamzami, Isdiana Kusuma Ayu. “Filosofi Penemuan Hukum Dalam Konstruksi Putusan Mahkamah Agung No 46 P/ HUM/2018.” Jurnal Hukum Peratun 2, no. 1 (2019): 75–97.

Adlhiyati, Zakki, and Achmad Achmad. “Melacak Keadilan Dalam Regulasi Poligami: Kajian Filsafat Keadilan Aristoteles, Thomas Aquinas, Dan John Rawls.” Undang: Jurnal Hukum 2, no. 2 (2019): 409–431.

Bhakti, Teguh Satya. “Pembangunan Hukum Adminisitrasi Negara Melalui Pemberdayaan Yurisprudensi Peradilan Tata Usaha Negara.” Universitas Diponegoro, 2017.

Chandranegara, Ibnu Sina. “Pengadopsian Mekanisme Fast-Track Legislation Dalam Pengusulan Rancangan Undang-Undang Oleh Presiden.” Jurnal Penelitian Hukum De Jure 21, no. 1 (2021): 123.

Dani, Umar. “Memahami Kedudukan Pengadilan Tata Usaha Negara Di Indonesia : Sistem Unity Of Jurisdiction Atau Duality Of Jurisdiction? Sebuah Studi Tentang Struktur Dan Karakteristiknya.” Jurnal Hukum dan Peradilan 7, no. 3 (2018): 405–424.

Elisabeth Putri Hapsari, Lapon Tukan Leonard, Ayu Putriyanti. “Kewenangan Hakim Peradilan Tata Usaha Negara Menggungakan Asas Ultra Petita Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung No.5//K/TUN/1992 (Studi Kasus Putusan No. 32/G/2012/PTUN. Smg).” Diponegoro Law Journal 6, no. 2 (2017): 1–13.

Enrico Simanjuntak. “Relevansi Pemikiran Negara Hukum Dalam Diskursus Keadilan Administratif Kontemporer.” In Rekonseptualisasi Kewenangan Pengadilan Tata Usaha Negara Dalam Mengadili Perkara Fiktif Positif, 61. Depok: PT Rajagrafindo Persada, 2021. http://www. rajagrafindo.co.id.

Erwinsyahbana, Tengku, and Tengku Rizq Frisky Syahbana. “Perspektif Negara Hukum Indonesia Berdasarkan Pancasila” (2018): 1–20. https://osf.io/preprints/inarxiv/cwev7/.

Firdaus, Insan. “Harmonisasi Undang- Undang Narkotika Dengan Undang- Undang Permasyarakatan Terkait Rehabilitasi Narkotika Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (Harmonizing The Narcotics Law with Correctional Laws Concerning The Rehabilitation of Narcotics for Prisoners).” Jurnal Penelitian Hukum De Jure 21, no. 1 (2021): 141–160.

Habibi, Dani. “Perbandingan Hukum Peradilan Tata Usaha Negara Dan Verwaltungsgerecht Sebagai Perlindungan Hukum Rakyat.” Kanun Jurnal Ilmu Hukum 21, no. 1 (2019): 1–22.

Heryansyah, Despan, and Kus Pratiwi. “Perluasan Kompetensi Absolut Pengadilan Tata Usaha Negara Dalam Undang-Undang Administrasi Pemerintahan.” Jurnal Hukum Ius Quia Iustum 25, no. 2 (2018): 339–358.

Hulman Panjaitan. “Keberadaan Hukum Adat Dalam Yurisprudensi.” Jurnal Hukum tô-râ 2, no. 3 (2016): 413–420.

Luh, Ni, Putu Vera, Dosen Fakultas, and Hukum Universitas. “Logika Hukum dan Terobosan Hukum Melalui Legal Reasoning.” Jurnal Hukum Jatiswara 31, no. 1 (2016): 99–110.

Maftuh Effendi. Dinamika Yurisdiksi Peradilan Administrasi. Jakarta: Pusaka Media, 2017.

Romi Librayanto, Marwati Riza, Muhammad Ashri, Kasman Abdullah. “Penataan Kewenangan Mahkamah Konstitusi Dalam Memperkuat Kekuasaan Kehakiman.” Amanna Gappa 27, no. 1 (2019): 43–66.

Simanjuntak, Enrico. “Peran Yurisprudensi Dalam Sistem Hukum Di Indonesia The Roles of Case Law in Indonesian Legal System.” Jurnal Konstitusi 16, no. 1 (2018): 83–104.

Simanjuntak, Enrico. “Pergeseran Kompetensi Absolut Peradilan Umum Kepada Peradilan Administrasi Pasca Pengesahan UU No.30 Tahun 2014.” In Kewenangan Peradilan Tata Usaha Negara Mengadili Perbuatan Melawan Hukum Pemerintah, 185. Depok: PT Rajagrafindo Persada, 2021.

Simanjuntak, Enrico. “Perihal Putusan Pengadilan Dan Upaya Hukum.” In Hukum Acara Peradilan Tata Usaha Negara : Transformasi Dan Refleksi, 257. Jakarta: Sinar Grafika, 2018.

Simanjuntak, Enrico. “Praktik Yurisprudensi Dan Kepastian Hukum Dalam Sistem Civil Law.” In Perdebatan Hukum Administrasi Sebuah Kompilasi Artikel Hukum Administrasi, 30–60. Jakarta: Gramata Publishing, 2017.

Supandi. “Modernisasi Peradilan Tata Usaha

Negara Di Era Revolusi Industri 4.0 Untuk Mendorong Kemajuan Peradaban Hukum Indonesia.” Jurnal Hukum Peratun 2, no. 2 (2019): 124–149.

Syuhada, Otong. “Karakteristik Negara Hukum Pancasila Yang Membahagiakan Rakyatnya.”

Presumption of Law 3, no. April (2021): 1–18.

Theresia Ngutra. “Hukum Dan Sumber-Sumber Hukum.” Jurnal Supremasi XI, no. 2 (2016): 193.

Tri Cahya Indra Permana. “Perihal Kewenangan Penilaian Unsur Penyalahgunaan Wewenang.” In Catatan Kritis Terhadap Perluasan Kewenangan Mengadili Peradilan Tata Usaha Negara, 48–67. Yogyakarta: Genta Publishing, 2016.

Utami, Tri Rahayu, and Aditya Yuli Sulistyawan. “Urgensi Penalaran Dalam Argumentasi Hukum Guna Mengembangkan Pemikiran Hukum Yang Komprehensif.” Jurnal Crepido 01 (2019): 32–39.

Weruin, Urbanus Ura. “Logic , Reasoning and Legal Argumentation.” Jurnal Konstitusi 14, no. 2 (2017): 374–395.

Yodi Martono Wahyunadi. “Kompetensi Absolut Pengadilan Tata Usaha Negara Dalam Konteks Undang-Undang No. 30 Tahun 2014 Tentang Administrasi Pemerintahan.” Hukum Dan Peradilan 5, no. 1 (2016): 135–154.

Yonas Bo’a, Fais. “Pancasila Sebagai Sumber Hukum Dalam Sistem Hukum Nasional Pancasila as the Source of Law in the National Legal System.” Jurnal Konstitusi 15, no. 1 (2018): 28–49.

http://consrev.mkri. id/index.php/jk/article/view/1512.

Zamroni, M. “General Principles of Good Governance in Indonesia: What Are The Legal Bases?” Varia Justicia 15, no. 1 (2019): 1–8.

“Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia.”

https://jdih.mahkamahagung.go.id/index. php?option=com_remository&Itemid=46&f unc=fileinfo&id=4017


  Article Metrics

Abstract This article has been read : 331 times
PDF file viewed/downloaded : 233 times

DOI: http://dx.doi.org/10.30641/dejure.2021.V21.161-174

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Jurnal Penelitian Hukum De Jure Indexed by :

 


Jurnal Penelitian Hukum De Jure Statistic
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License